Langsung ke konten utama

10 Penyakit Mental Manusia

Say Hello di pagi hari, hwakakak. Sambil terus mantengin Indonesia Siap Bersaing di SERP timeline yang smakin sepi Y_Y, sekarang saya akan kembali menerbitkan entri yang mungkin bisa membangkitkan semangat dan mental Anda. Meski ga sehebat seorang motivator layaknya Andri Wongso ataupun Mario Teguh. Tapi tulisan dibawah ini yang lagi-lagi saya himpun kutuberas.blogspot.com minimal bisa menyadarkan mental Anda, ahihihi.  

Oke dah, berikut 10 point tentang Penyakit Mental yang banyak diderita Manusia :

1. Menyalahkan orang lain
Itu penyakit P dan K, yaitu Primitif dan Kekanak-kanakan.
Primitif. Menyalahkan orang lain adalah pola pikir orang primitif. Di pedalaman Afrika, kalau ada orang yang sakit, yang Dipikirkan adalah: "Siapa nih yang nyantet?" Selalu "siapa", Bukan "apa" penyebabnya. Bidang kedokteran modern selalu mencari tahu "apa" sebabnya, bukan "siapa". Jadi kalau kita berpikir menyalahkanorang lain, itu sama dengan sikap primitif. Pakai koteka aja deh, nggak usah pakai dasi dan jas.
Kekanak-kanakan. Kenapa? Anak-anak selalu nggak pernah mau disalahkan. Kalau ada piring yang jatuh, "Adik tuh yang salah", atau, "Mbak tuh yang salah". Anda pakai celana monyet aja kalau bersikap begitu. Kalau kita manusia yang berakal dan dewasa selalu akan mencari sebab terjadinya sesuatu.

2. Menyalahkan diri sendiri
Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan mengakui kesalahan. Anda pernah mengalaminya? Kalau anda bilang tidak pernah, berarti anda bohong. "Ah, dia sih bisa, dia ahli, dia punya jabatan, dia berbakat, dan sebagainya, Lha, saya ini apa ?, wah saya nggak bisa deh. Dia S3, lha, saya SMP, wah nggak bisa deh. Dia punya waktu banyak, saya sibuk, pasti nggak bisa deh". Penyakit ini seperti kanker, tambah besar, besar di dalam mental diri sehingga bisa mencapai "improper guilty feeling".

Jadi walau yang salah partner, anak buah, atau bahkan atasan, berani bilang,"Saya kok yang memang salah, tidak mampu, dan sebagainya". Penyakit ini pelan-pelan bisa membunuh kita. Merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.

3. Tidak punya goal atau cita-cita
Kita sering terpaku dengan kesibukan kerja, tetapi arahnya tidak jelas. Sebaiknya kita selalu mempunyai target kerja dengan milestone. Buattarget jangka panjang dan jangka pendek secara tertulis. Ilustrasinya kayak gini: Ada anjing jago lari yang sombong. "Apa sih yang nggak bisa saya kejar, kuda aja kalah sama saya". Kemudian ada kelinci lompat-lompat, kiclik, kiclik, kiclik. Temannya bilang, “Nah tuh ada kelinci, kejar aja". Dia kejar itu kelinci, wesss...., kelinci lari lebih kencang, anjingnya ngotot ngejar dan kelinci lari sipat-kuping (sampai nggak dengar / peduli apa-apa), dan akhirnya nggak terkejar, kelinci masuk pagar. Anjing kembali lagi ke temannya dan diketawain. "Ah, lu, katanya jago lari, sama kelinci aja nggak bisa kejar. Katanya lu paling kencang". "Lha dia goalnya untuk tetap hidup sih, survive, lha gua goalnya untuk fun aja sih". Kalau "GOAL" kita hanya untuk "FUN", isi waktu aja, ya hasilnya cuma terengah-engah saja.

4. Mempunyai "goal", tapi ngawur mencapainya
Biasanya dialami oleh orang yang tidak "teachable". Goalnya salah, focus kita juga salah, jalannya juga salah, arahnya juga salah. Ilustrasinyakayak gini : ada pemuda yang terobsesi dengan emas, karena pengaruh tradisi yang mendewakan emas. Pemuda ini pergi ke pertokoan dan mengisi karungnya dengan emas dan seenaknya ngeloyor pergi. Tentu saja ditangkap polisi dan ditanya. Jawabnya,"Pokoknya saya mau emas, saya nggak mau lihat kiri-kanan".

5. Mengambil jalan pintas (shortcut)
Keberhasilan tidak pernah dilalui dengan jalan pintas. Jalan pintas tidak membawa orang ke kesuksesan yang sebenarnya, karena tidak mengikuti proses. Kalau kita menghindari proses, ya nggak matang, kalaupun matang ya dikarbit. Jadi, tidak ada tuh jalan pintas. Pemain bulutangkis Indonesia bangun jam 5 pagi, lari keliling Senayan, melakukan smash 1000 kali. Itu bukan jalan pintas. Nggak ada orangyang leha-leha tiap hari pakai sarung, terus tiba- tiba jadi juara bulu tangkis. Nggak ada! Kalau anda disuruh taruh uang 1 juta, dalam 3 minggu jadi 3 juta, masuk akal nggak tuh? Nggak mungkin!. Karena hal itu melawan kodrat.

6. Mengambil jalan terlalu panjang, terlalu santai
Analoginya begini: Pesawat terbang untuk bisa take-off, harus mempunyai kecepatan minimum. Pesawat Boeing 737, untuk dapat take- off, memerlukan kecepatan minimum 300 km/jam. Kalau kecepatan dia cuma 50 km/jam, ya Cuma ngabis-ngabisin avtur aja, muter-muter aja. Lha, kalau jalannya runwaynya lurus anda cuma pakai kecepatan 50 km/jam, ya nggak bisa take-off, malah nyungsep iya. Iya kan?

7. Mengabaikan hal-hal kecil
Dia maunya yang besar-besar, yang heboh, tapi yang kecil-kecil nggak dikerjain. Dia lupa bahwa struktur bangunan yang besar, pasti ada komponen yang kecilnya. Maunya yang hebat aja. Mengabaikan hal kecil aja nggak boleh, apalagi mengabaikan orang kecil.

8. Terlalu cepat menyerah
Jangan berhenti kerja pada masa percobaan 3 bulan. Bukan mengawali dengan yang salah yang bikin orang gagal, tetapi berhenti pada tempat yang salah. Mengawali dengan salah bisa diperbaiki, tetapi berhenti di tempat yang salah repot sekali.

9. Bayang-bayang masa lalu
Wah, puitis sekali, saya suka sekali dengan yang ini. Karena apa? Kita selalu penuh memori kan? Apa yang kita lakukan, masuk memori kita, minimal sebagai pertimbangan kita untuk langkah kita berikutnya. Apalagi kalau kita pernah gagal, nggak berani untuk mencoba lagi. Ini bisa balik lagi ke penyakit nomer-3. Kegagalan sebagai akibat bayang-bayang masa lalu yang tidak terselesaikan dengan semestinya. Itu bayang-bayang negatif. Memori kita kadang- kadang sangat membatasi kita untuk maju ke depan. Kita kadang-kadang lupa bahwa hidup itu maju terus. "Waktu" itu maju kan?. Ada nggak yang punya jam yang jalannya terbalik? Nggak ada kan? Semuanya maju, hidup itu maju. Lari aja ke depan, kalaupun harus jatuh, pasti ke depan kok. Orang yang berhasil, pasti pernah gagal. Itu memori negatif yang menghalangi kesuksesan.

10. Menghipnotis diri dengan kesuksesan semu
Biasa disebut Pseudo Success Syndrome. Kita dihipnotis dengan itu. Kita kalau pernah berhasil dengan sukses kecil, terus berhenti, nggak kemana-mana lagi. Sudah puas dengan sukses kecil tersebut. Napoleon pernah menyatakan, "Saat yang paling berbahaya datang bersama dengan kemenangan yang besar". Itu saat yang paling berbahaya, karena orang lengah, mabuk kemenangan. Jangan terjebak dengan goal-goal hasil yang kecil, karena kita akan menembak sasaran yang besar, goal yang jauh. Jangan berpuas diri, ntar jadi sombong, terus takabur.

Yap, semoga dapat bermanfaat bagi Anda. Salam Sukses.

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Ikan Cupang Menjadi Lebih Berani

Cara Membuat Ikan Cupang Menjadi Lebih Berani. Budidaya ikan cupang memang termasuk bisnis yang menjanjikan sekaligus menyenangkan. Dari sini biasanya dimulai dari hobi yang dikembangkan. Dan dengan keuletannya bersilang ria, terjadilah keturunan yang baru. Dan biasanya cupang dipelihara untuk diikutkan kontes atau juga diadu.

Bagi anda pengadu cupang, tentu saja anda punya beberapa koleksi ikan cupang aduan yang siap adu atau malah siap kawin untuk dibudidayakan agar tambah banyak ikan cupang milik anda. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimanakah cara membuat ikan cupang lebih berani?
Masukkan daun ketapang yang sudah kering dan jatuh dari pohonnya ke dalam aquarium cupang anda.Ganti air setiap 3 hari dengan air yang baru. Jika menggunakan air PAM, sebaiknya telah diendapkan selama satu hari satu malam.Pada setiap pagi, hendaklah dijemur kurang lebih 1-2 jam untuk mendapatkan sinar matahari. Ini bisa dimanfaatkan untuk membunuh bakteri-bakteri yang ada dalamaquarium dan yang menempel d…

Sony Ericsson E15 Xperia X8 | Harga dan Spesifikasi Soner X8

Sony Ericsson E15 Xperia X8. Hmmm, kali ini ingin ngereview ponsel hp Sony Ericsson E15 Xperia X8 nih. Soalnya beberapa hari lalu Berita Terkini hanya menyajikan download WhatsApp maupun download Angry Birds for PC. Okelah, Harga dan Spesifikasi Sony Ericsson E15 Xperia X8 ini sih dirancang untuk pengguna yang butuh layar lebih lebar dan harga yang lebih terjangkau atau dapat disebut sebagai smartphone hiburan dengan layar sentuh.

Dilihat dari tampilan, HP Sony Ericsson Xperia X8 E15 terlihat begitu elegan dan berdesain futuristik. Ponsel Sony Ericsson Xperia X8 E15 mengusung konsep layar sentuh dan memiliki 3 tombol utama di bagian depannya. Namun jika dilihat secara detail, HP Sony Ericsson Xperia X8 begitu mirip dengan keluarga Xperia yang lain, hanya saja ukurannya lebih kecil daripada X10 namun sedikit lebih besar daripada X10 Mini dan X10 Mini Pro.

Untuk fitur Sony Ericsson Xperia X8 E15 adalah OS Android v1.6, processor Qualcomm MSM7227 600Mhz, polifonik, kamera 3.15 MP,…

Penyebab Uban/Rambut Putih di Usia Muda

Penyebab Uban/Rambut Putih di Usia Muda. Rambut putih alias uban biasanya identik dengan rambut kakek dan nenek. Tapi uban tak selalu berkaitan dengan usia, karena bnyak juga orang yang masih muda sudah ubanan.Benar-benar uban yang terselip diantara rambut hitamnya, bukan karena disemir atau diwarna.Kenapa hal ini bisa terajadi?

Pernahkah Anda bertemu dengan seseorang yang usianya masih tergolong muda, yaitu sekitar 20-an, tapi rambutnya sudah tumbuh uban di sana-sini. Bisa jadi, Anda juga mengalami hal sama. Padahal usia Anda masih 30-an, masih tergolong relatif muda untuk beruban kan? Secara medis, uban sebetulnya tidak mengganggu kesehatan tubuh. Namun, akan sedikit menganggu penampilan.


Penyebab Uban/Rambut Putih di Usia Muda
Meskipun gen tertentu yang membawa sifat dari uban prematur belum ditemukan, tapi alasan genetika sudah sangat umum dan turun-temurun terjadi. Uban yang muncul di usia mudah lebih banyak karena faktor genetik atau keturunan. Uban terjadi karena pigmen rambutny…